Langsung ke konten utama

Love Diction 2

Once again, Allah allows me to have another master piece. Though it is not my own book, but a bundle of stories of some people, I am so super-super glad. What I believe that it is not the result, but a bravery to start and process something. 

And dearest fellas, let me introduce you to our brand new book from Ice Cube Publisher, Kompas Gramedia - Love Diction 2. I call it as a sequel from first Love Diction. Because of the success, Ice Cube Publish held such kind of writing competition for Love Diction 2, and alhamdulillah I am in; with my story titled Gending Riak Musi. A short love story dedicated to my hometown - Palembang.
Actually, the story I sent was ever sent to another competition, but lost. But, not this time, alhamdulillah after doing some repairs here and there, Gending Riak Musi meets its destiny on Love Diction 2. And yes, I always believe that every story has its place to be read and stay happily on reader's hand.

For your information, Love Diction 2 is IDR 45.000,- with full colour pages! This book is so awesome, trust me! You will read different love stories like never before. You can find this book in every book store or Gramedia in your town. 

So, just read karena cinta selalu mengikutimu seperti angin... Because love always follows you as wind does...

Oh yes, guys, if you want to know more about the world of Love Diction, you can visit http://lovediction.tumblr.com/ :)

Komentar

  1. Apo, Ridoooo? Hahaha. Pasti shock liat blog ini dibuka lagi. ;)
    Mulai sekarang, aku bakal rajin nulis insya Allah. Hahaha.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Palembang Berasap, Salah Siapa?

Jembatan Ampera dan Sungai Musi Diselimuti Kabut Asap Gambar diambil dari  http://news.liputan6.com/read/2107301/dampak-kabut-asap-renggut-1-korban-jiwa-di-sungai-musi Sejak pertengahan September 2014, Palembang diselimuti kabut asap tebal. Kalau mau keluar rumah, jangan sampai lupa pakai masker kalau tidak mau terserang gangguan pernapasan atau mata. Adik saya yang sekolahnya dekat rumah saja pakai masker saking mengganggunya asap akhir-akhir ini. Dan kalau masih pagi lebih parah lagi, jarak pandang hanya sekitar 15 - 40 meter. Pengendara di jalan raya harus ekstra hati-hati. Sekolah-sekolah di Palembang yang jam masuknya biasa jam 06.30 atau 07.00 WIB pun diperkenankan untuk memundurkan jam pertama belajar menjadi jam 07.30 WIB sampai kondisi kabut asap dipandang tidak lagi berbahaya bagi keselamatan dan kesehatan para siswa. Dan bagi siswa yang masuk siang, jam pulang pun dipercepat menjadi maksimal pukul 16.30 WIB serta jam mata pelajaran dikurangi 10 menit. Senang? Oh, t...

Mother's Day ala U-Gen

Assalamu'alaikum. Selamat Hari Ibu untuk seluruh wanita-wanita hebat se-Indonesia, terkhususnya Ibu saya tercinta. Jadi, di postingan kali ini saya gak akan pake English hahaha, biar lebih Indonesiawi ceritanya.  Nah, proyek ini sebenarnya super dadakan. Cuma eksekusinya berhasil kok. Intinya, aksi kecil harapan besar. Jadi, walaupun yang kami lakuin ini sederhana, tapi dampak ke orang lain itu besar.

Ada Apa dengan Do'a yang Tak Terkabulkan?

Taken from Asfa Nadhirah's note Mulai dari sekarang, kayaknya gw bakal sering 'ngopas' notes-nya kak Iin (Asfa Nadhirah)-senior gw pas SMA- deh ;) They're inspirative and good to be read  by us, Moslem ^^ cekidot~ Telah berulang kali rasanya tangan ini menengadah, tak bosan ia terus meminta Banyak kata yang terucap dalam harap, memohon pada Sang Pencipta. Tapi kenapa belum terkabulkan jua? *** Dalam suatu perjalanan ke Basroh, Ibrahim Bin Adham bertemu oleh sekelompok orang. Mereka berkata dan bertanya,  "Sesungguhnya Allah swt. berfirman: "Berdo'alah kepada Ku, niscaya akan Ku kabulkan doa'mu" (QS. Al-Mukmin: 60), kami telah berdo'a berkali-kali dalam waktu yang lama, akan tetapi mengapa do'a dan permohonan kami tidak jua dikabulkan oleh Nya?"